Pelacakan Terus Menerus: Bag. 2

Dalam waktu sebulan iklan ditayangkan, anda tahu bahwa kebenarannya akan terbukti. Dalam minggu ketiga atau keempat penayangan iklan baru, pembagian pasar merek jelas berubah. Dalam minggu kelima, angkanya berlipat 2,5 persen menjadi sekitar 5 persen. Sekarang tak perlu ragu lagi iklan baru ini bekerja efektif. Jika anda adalah kompetitor, anda perlu bergerak cepat mencoba menemukan cara untuk mengimbangi. Atau mulailah merevisi proyeksi pembagian pasar atas merek yang anda miliki. Kenyataannya, sembilan minggu setelah peluncuran iklan baru itu, mereknya berhasil meningkatkan pembagian pasarnya dalam kelompok target ini menjadi lebih dari 10%, sebuah prestasi yang fenomenal. Jika anda seorang kompetitor merek ini, maka berita yang anda dapat dari pelacakan sungguh membuat gusar. Sisi lain yang baik adalah anda tahu sedini mungkin. Dengan demikian, anda bisa tetap tenang dan mempunyai waktu cukup untuk merumuskan strategi balasan. Terkadang kita pernah mengalami situasi seperti iklan tidak bisa menjual produk (kadang-kadang karena tidak ada pesan yang relevan atau iklannya gagal mengomunikasikan merek dengan benar atau mengaitkannya dengan pesan). Dalam ketiadaan informasi mingguan, kadang ada upaya berlebihan untuk bereaksi di saat yang tidak tepat. Lebih baik untuk mengetahui sedini mungkin apakah anda perlu bereaksi atas tindakan kompetitor.

Dengan melacak hasil iklan, anda menerima bukti palig jelas bahwa iklan bisa efektif di pasar ini. Analisis tambahan memungkinkan anda menarik kesimpulan tentang jenis iklan yang efektif dan bagaimana iklan efektif di pasar (karena tidak semua pasar efektif dengan cara yang sama)

Misalnya, di pasar ini apakah sikap berubah sebelum perilaku, ataukah perilaku berubah sebelum sikap? Apakah iklan berdampak pada pencitraan, lalu sikap, kemudian perilaku? Ke mana arah rantai peristiwa? Baca Selengkapnya

Read More

Iklan Efektif, Iklan Tidak Efektif, dan Mengapa?

Seperti yang dipelajari sebelumnya, kita bisa mendapatkan kedalaman visi yang penting tentang periklanan dengan mengajukan pertanyaan, "kepada siapa iklan ditujukan?" hal yang sama berlaku untuk artikel ini. Kepada siapa artikel ini ditujukan? Jika ditujukan kepada pembaca secara umum, maka ini memiliki gaya dan rasa yang berbeda dibanding jika ditujukan kepada praktisi periklanan atau mahasiswa periklanan atau komunikasi massa dengan kata lain orang yang ingin mengetahui tentang periklanan.

Pada bagian ini, pembaca awam akan merasakan perubahan berarti. Para pembaca artikel-artikel seperti ini adalah para pemasang iklan dan pemasar yang ingin tahu lebih banyak tentang bagaimana menjadikan iklan bekerja secara efektif?

Meskipun bagian ini menyajikan bahasan untuk para profesional, pembaca awam bisa mendapat pengalaman yang menarik. Pada kenyataannya, pembaca awam membayangkan diri mereka sebagai pengiklan. Dengan melihat secara singkat melalui mata pengiklan, pembaca awam akan mengembangkan pemahaman yang lebih dalam tentang periklanan dan menemukan hambatan-hambatan yang harus diatasi dalam upaya untuk mempengaruhi konsumen atau calon pembeli. Baca Selengkapnya.....

Read More

Iklan Berhasil atau Iklan Penghargaan?

Jauh dari kekuatan luar biasa yang dapat memanipulasi kita, sebuah perusahaan pemasang iklan sering harus berjuang mati-matian agar iklannya berhasil. Tidak sedikit perusahaan yang mengalami kekecewaan akibat ketidakmampuannya menyelenggarakan kampanye yang memiliki dampak terukur terhadap penjualan dan pangsa pasar. Menciptakan sesuatu berupa potongan seni cerdas memang relatif mudah, namun yang mereka inginkan adalah menjual produk. Penanggung jawab pembuatan iklan, direktur kreatif pada agen periklanan, adalah orang yang memiliki sifat artistik. Umumnya mereka membuat iklan bukan karena menyukainya, namun karena tidak dapat melakukan sesuatu yang paling diinginkan – yakni membuat film feature. Sekalipun tidak memiliki kesempatan membuat film-film berdurasi panjang, mereka setidak-tidaknya tetap mendapatkan kepuasan karena bisa membuat film feature berdurasi 30 detik. Karena jasa mereka maka para pemasang iklan dapat menggunakan film feature 30 detik sebagai iklan TV. Dan terbukti, banyak hasil karya mereka mendapatkan penghargaan, film feature 30 detik memang tampaknya cukup baik, cerdas dan menghibur. Namun, ketika merek jarang digunakan sebagai penyangga tujuan utama iklan itu, maka kesempatan untuk meraih keberhasilan menjadi sangat kecil. Sekalipun berhasil, iklan itu lebih bersifat kebetulan, bukan hasil perencanaan secara matang.

Sebagian besar penghargaan industri periklanan tidak didasarkan pada ukuran evektifitas, namun pada evaluasi subjektif dan kreatifitas artistik. Ukuran efektivitas yang objektif dalam penjualan produk belum dipertimbangkan secara serius. Akibatnya, banyak pemasang iklan pada masa lalu tidak memahami apakah mini film ini berhasil atau tidak. Sampai dekade terakhir teknologi riset pasar baru, sebagian besar pemasang iklan tidak bisa mengukur efektivitas iklan hanya berdasarkan hasil penjualan karena banyak hal lain (promosi harga, apa yang dilakukan para pesaing) yang juga mempengaruhi hasil penjualan itu. Selengkapnya .....

Read More

Ketika Iklan Tidak Sama

Para pemasang iklan mulai menyadari bahwa iklan akan bekerja dengan baik apabila menyampaikan beberapa manfaat positif, atau ketika merek itu sama dengan merek lain di pasar. Iklan jarang mencapai keberhasilan jika sebuah merek bersifat inferior terhadap persaingan atau memiliki sifat inkonsisten kognitif dengan pikiran konsumen. Dengan kata lain, iklan bukanlah sesuatu yang gaib (magic). Ini hanya satu dari banyak pengaruh, dan ketika sebuah merek memiliki perbedaan-perbedaan riil dengan merek lain maka merek itu umumnya akan memenangkan persaingan. Iklan dapat membantu untuk mencoba sebuah produk, namun pengalaman dengan produk itu kemudian mengesampingkan segala sesuatu yang bisa disampaikan iklan itu pada kita. Jika produk itu bisa diharapkan atau tidak menepati janji maka sebaiknya kita tidak membelinya lagi. Ini mengungkap satu fakta bahwa efek iklan adalah memperkuat bukan membujuk. Artinya, iklan memperkuat keputusan yang dibuat untuk membeli merek serta meningkatkan kesempatan pembelian diwaktu yang lain. Dengan menggunakan panel konsumen tentang apa yang mereka beli setiap minggunya. Prof. Andrew Ehrenberg di Inggris telah mempelajari berbagai pengaruh iklan terhadap pembelian yang mungkin lebih dari orang lain di seluruh dunia. Ia kemudian menyimpulkan bahwa peranan utama "iklan" adalah untuk memperkuat perasaan puas terhadap merek yang telah digunakan.

Ini sesuai dengan observasi, iklan sering terbukti kurang efektif jika mengajakl orang untuk membeli sebuah merek untuk pertama kali. Agar merek baru cepat berkembang luas, iklan biasanya harus didukung oleh promosi, pemajangan produk di toko dan sample barang secara gratis. Untuk merek-merek supermarket, keberadaan iklan sangat dipengaruhi oleh kondisi tempatnya. Selengkapnya ....

Read More

Iklan Memiliki Pengaruh

Iklan pada umumnya memiliki pengaruh lebih lemah dibanding apa yang telah kita ketahui atau apa yang telah ada dalam pikiran kita. Banyak kampanye iklan mengalami kegagalan karena pesan yang disampaikan tidak sesuai dengan keyakinan kita. Oleh karena itu para pemasang iklan harus berusaha menempatkan iklan pada posisi yang tepat, atau paling tidak sesuai dengan apa yang telah kita ketahui dan kita pikirkan – dalam kapasitas kita sebagai konsumen. Sebagai contoh, di sebuah tempat yang biasa digunakan untuk meminum bir, kita jarang melihat anak usia 18 – 24 tahun ada di tempat itu. Karena tempat itu hanya diperuntukkan bagi penggemar bir dewasa. Dalam hal ini, kalaupun minum bir di sana, kaum muda cenderung hanya mencari identitas dan simbol ekspresi diri sangat berperan di sini. Upaya para pemasang iklan agar produk birnya yang berkadar ringan itu bisa diterima oleh anak-anak muda memerlukan waktu bertahun-tahun. Namun, bagi sebagian kalangan, bir dengan kadar ringan dianggap tidak sesuai dengan citra pria kuat. Kalaupun mereka terima, barangkali membutuhkan waktu lama. Jadi, tidak gampang bagi para pemasang iklan untuk mengubah sikap mereka yang telah berurat berakar – bahwa secara tradisional bir memang harus berkadar keras.

Sangat jarang seorang pemasang iklan dapat mengubah perilaku audiens atau konsumen dengan mengkonfrontasikan mereka secara langsung. Oleh karena itu, ia harus melakukan pendekatan yang bisa diterima dan sesuai dengan kepercayaan mereka. Sebagai contoh adalah kampanye iklan Avis – "We try harder". Selengkapnya.....

Read More

Bagaimana Iklan Cepat di Kenal?

Menyampaikan keberadaan sebuah produk baru (misalnya, Komputer, CD, DVD, handphone, camera, mobil, motor) di pasar, bahkan tanpa persuasi sekalipun, dapat meningkatkan jumlah permintaan produk itu – mengingat kebiasaan kita yang selalu tertarik dengan sesuatu yang inovatif. Pembelian ini akan berimbas pada peningkatan jumlah produksi yang pada gilirannya juga akan menurunkan biaya produksi. Dengan demikian, skala produksi pun semakin bertambah besar. Dan ini berarti bahwa produk baru itu dapat dijual dengan harga murah pasaran. Ketika sebuah produk diiklankan dengan harga murah, kita yang sebelumnya telah memutuskan untuk tidak membelinya karena mahal kini mulai tertarik produk murah yang diiklankan itu. Peningkatan penjualan, yang dibarengi dengan kenaikan produksi dan penurunan harga, membuat barang-barang itu laku terjual dan setiap orang pun mampu membelinya.

Keseluruhan dari efek tersebut mengalami perputaran, tugas pertama iklan adalah menginformasikan sebuah produk, harga, serta mempercepat penyebaran inovasinya di pasaran. Tanpa iklan, proses tersebut barangkali masih bisa berjalan, tetapi sangat lamban. Ibu kita mungkin masih menggunakan papan cucian kayu, atau kita barangkali juga masih menggunakan mesin ketik manual. Baca Selengkapnya

Read More

Pemeran Karakter Dalam Iklan

Michael Jordan digemari dan dikagumi oleh hampir setiap anak muda, tapi tidak oleh orang tua. Orang yang mengagumi seseorang umumnya akan meniru apa yang ia lakukan, atau ingin dirinya seperti orang yang dikagumi itu. Hampir semua anak muda ingin seperti Michael Jordan. Sementara orang dewasa lebih tertarik pada Jerry Seinfield yang ramah, kaya, cerdas dan tampan. Apa yang terjadi jika peran mereka dalam iklan Gatorrade atau American Express digantikan orang lain? Mungkin iklan itu masih bisa bekerja dengan baik, tetapi tidak sebaik jika diperankan Michael ataupun Jerry. Para penonton perlu waktu lebih lama untuk membangun image dan perasaan dekat dengan karakter yang baru itu. Di sini diperlukan banyak pengulangan iklan dan tidak tertutup kemungkinan diperlukan iklan ganda. Juga diperlukan proses identifikasi agar karakter dalam iklan itu lebih mudah dikenali oleh audiens. Untuk memperkenalkan dan mengembangkan karakter itu, seorang pemasang iklan harus mengeluarkan biaya ekstra sehingga diperoleh tingkat pengaruh identifikasi yang sama. Selengkpanya






                                                                                      *
AGEN EMITRON ADVERTISING Solusi iklan baris koran Nasional dan Lokal (Jabodetabek), Kirim iklan via SMS, Fax atau Email. Tlp/Fax. 021 88951257 SMS 085310377866Cara Tepat, Cara Cepat, Cara Hemat beriklan baris di koran kompas, wartakota, poskota, sindo, tempo, republika, dll.

Read More

Audiens Sasaran Dalam Iklan

Banyak iklan memiliki satu audiens sasaran khusus dan karakter sasarannya didesain sesuai dengan itu. Namun, sangat dimungkinkan satu iklan ditujukan untuk audiens sasaran ganda – yang penting masih bisa diidentifikasi. Contohnya adalah iklan McDonald's yang menampilkan seorang ibu dengan pakaian kantor yang sedang memberitahu suami dan anak-anak tentang segala macam yang ada di dalam lemari es. Ia akan mengadakan perjalanan bisnis dan telah menandai semua makanan yang ada di dalam kulkas – biru untuk brokoli dan merah untuk... – ayah dan anak-anaknya hanya melihatnya, tanpa memberi respons apapun. Kemudian sang ayah menarik semua anak-anak "Apa yang kamu inginkan untuk makan malam, biru atau merah?" mereka menjawab "mari kita ke McDonald's" dari contoh iklan ini, banyak spot McDonald's yang ditujukan untuk berbagai kalangan.

Contoh lain adalah tipe iklan telepon jarak jauh yang digunakan para kurir di berbagai belahan dunia, menampilkan seorang anak muda yang diminta orang tuanya menelpon kakek. Kehangatan emosi yang terpancar dari kakek dan anak muda ini secara tidak langsung memberikan penguatan karakter itu sendiri. Selengkapnya

Read More